Scroll untuk baca artikel
Berita

Agita Nurfianti Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di SMAN 10 Bandung, Ajak Siswa Dialog Kebangsaan

137
×

Agita Nurfianti Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di SMAN 10 Bandung, Ajak Siswa Dialog Kebangsaan

Sebarkan artikel ini
Agita Nurfianti sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di SMAN 10 Bandung lewat seminar interaktif untuk memperkuat wawasan kebangsaan.
Agita Nurfianti sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di SMAN 10 Bandung lewat seminar interaktif untuk memperkuat wawasan kebangsaan.
Example 468x60

BANDUNG — Anggota DPD RI sekaligus anggota MPR RI, Agita Nurfianti, menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di SMAN 10 Bandung pada tanggal 9 Februari 2026, pukul 08.30 WIB. Kegiatan ini diikuti siswa kelas X, XI, dan XII, serta dihadiri jajaran pimpinan sekolah dan tamu undangan.

Sosialisasi dikemas dalam format seminar interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Tujuannya untuk memperkuat pemahaman pelajar terhadap nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Example 300x600

Acara dibuka dengan menyanyikan Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan kepala sekolah yang mengapresiasi kehadiran Agita beserta tim DPD RI Jawa Barat. Dalam sambutannya, pihak sekolah menekankan pentingnya Empat Pilar Kebangsaan—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—sebagai nilai dasar yang perlu ditanamkan sejak dini kepada generasi muda. Empat Pilar disebut bukan sekadar hafalan, melainkan pedoman yang harus tercermin dalam perilaku sehari-hari agar tumbuh cinta tanah air dan tanggung jawab sebagai warga negara.

Menutup kegiatan, Agita menyampaikan bahwa anggota DPD RI melewati proses seleksi ketat dan dituntut menginternalisasi nilai Pancasila dalam menjalankan amanah. Dengan latar belakang psikologi, ia menilai keberagaman keahlian justru memperkaya kontribusi anggota DPD, khususnya pada bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial. Kegiatan ini diharapkan memperkuat wawasan kebangsaan pelajar serta menumbuhkan kesadaran kritis generasi muda dalam menjaga persatuan, demokrasi, dan keutuhan NKRI.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

Pada sesi utama, Agita menjelaskan kedudukannya sebagai anggota DPD RI yang sekaligus menjadi bagian dari MPR RI bersama seluruh anggota DPR RI. Ia menegaskan, salah satu tugas penting lembaga tersebut adalah menyosialisasikan ketetapan MPR, termasuk Empat Pilar Kebangsaan.

Dalam pemaparan materi, Agita menguraikan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara serta rujukan utama dalam penyusunan peraturan perundang-undangan. UUD 1945 dipaparkan sebagai konstitusi dan hukum tertinggi yang mengatur hak dan kewajiban warga negara, termasuk hak memperoleh pendidikan. Sementara NKRI ditegaskan sebagai bentuk final negara yang harus dijaga keutuhannya. Adapun Bhinneka Tunggal Ika ditekankan sebagai prinsip persatuan dalam keberagaman yang relevan mencegah konflik sosial, termasuk perundungan di lingkungan sekolah, melalui sikap saling menghormati.

Suasana semakin hidup ketika Agita mengajak siswa berdialog. Sejumlah siswa mampu menjawab pertanyaan seputar simbol sila-sila Pancasila dan contoh penerapannya, seperti menjalankan ibadah sebagai wujud pengamalan sila pertama.

Menutup kegiatan, Agita menyampaikan bahwa anggota DPD RI melewati proses seleksi ketat dan dituntut menginternalisasi nilai Pancasila dalam menjalankan amanah. Dengan latar belakang psikologi, ia menilai keberagaman keahlian justru memperkaya kontribusi anggota DPD, khususnya pada bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial. Kegiatan ini diharapkan memperkuat wawasan kebangsaan pelajar serta menumbuhkan kesadaran kritis generasi muda dalam menjaga persatuan, demokrasi, dan keutuhan NKRI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *